Tahsin Al-Fatihah Bersanad Online

Pernahkah Kita Bertanya, Bagaimana Rasulullah ﷺ Membaca Al-Fatihah?

Ustadz Sayuti Ambia mengajar tahsin Al-Fatihah bersanad online di FatihahQu

Kita membaca Al-Fatihah setiap hari, mungkin sudah puluhan tahun. Tetapi pernahkah kita berhenti sejenak dan memeriksa, apakah bacaan kita sudah mendekati cara beliau melafalkannya?

Saya Mau Belajar Tahsin Al-Fatihah

Live Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia

Sebuah pertanyaan yang jarang terlontar

Rasulullah ﷺ, ketika membaca Al-Fatihah, seperti apa sebenarnya bacaannya?

Kita hafal ayatnya. Kita tahu urutannya. Kita membacanya dalam setiap shalat, hari demi hari, mungkin sudah bertahun-tahun.

Tetapi pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya, kalau Rasulullah ﷺ membaca Al-Fatihah, bagaimana beliau melafalkan setiap hurufnya?

Bagaimana cara beliau mengucapkan huruf-hurufnya? Bagaimana beliau memperhatikan makhrajnya? Bagaimana panjang pendek bacaannya? Dan bagaimana para sahabat mempelajari bacaan Al-Qur'an dari generasi ke generasi?

Dan yang paling dekat dengan kita, apakah bacaan Al-Fatihah yang selama ini kita baca sudah mendekati bacaan yang seharusnya?

Pertanyaan seperti ini mungkin tidak pernah muncul. Bukan karena kita tidak peduli dengan Al-Qur'an. Justru karena kita merasa sudah bisa membacanya.

Kita pernah belajar mengaji. Pernah belajar tajwid. Pernah belajar Al-Fatihah. Lalu bertahun-tahun membacanya dengan cara yang sama. Tanpa pernah kembali duduk bersama guru untuk memeriksa,

“Ustadz, apakah bacaan saya sudah benar-benar seperti cara Rasulullah membaca?”

Di situlah FatihahQu hadir.

FatihahQu

Tahsin Al-Fatihah Bersanad

Sebuah ruang belajar untuk kembali memperhatikan bacaan Al-Fatihah. Bukan sekadar menghafalkan ayatnya. Bukan sekadar menonton video tahsin. Tetapi belajar memahami dan memperbaiki bacaan Al-Fatihah dengan panduan kitab Riyadhotul Huruf karya Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih.

Cover kitab Olahraga Huruf karya Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih, rujukan Tahsin Al-Fatihah FatihahQu
Kitab Olahraga Huruf, karya Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih

Belajar dari kitab, bukan sekadar video

Pembelajaran berbasis kitab Riyadhotul Huruf yang membahas olahraga huruf, makhraj, dan sifat-sifat huruf secara rinci. Sehingga yang dipelajari bukan hanya bunyi, tetapi sejarah ilmu di balik setiap huruf Al-Qur'an.

Dibimbing langsung oleh penerjemah kitabnya sendiri, yang memahami konteks asli setiap penjelasan.

Dalaman kitab Riyadhotul Huruf, segmen pembahasan Al-Fatihah
Dalaman kitab Riyadhotul Huruf, segmen Al-Fatihah
Perbandingan huruf dalam kitab Riyadhotul Huruf
Perbandingan huruf dalam kitab Riyadhotul Huruf
Sumber Pembelajaran FatihahQu

Belajar dari Pengalaman Panjang Mengajarkan Al-Qur’an di Madinah

Mengenal Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih, muqri dan pengajar Al-Qur’an yang berkiprah di Madinah Al-Munawwarah.

Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih, muqri dan pengajar Al-Qur'an di Madinah Al-Munawwarah

غازي بن سليمان الفقيه

Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih

Muqri & Pengajar Al-Qur’an, Madinah Al-Munawwarah

Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih adalah seorang muqri dan pengajar Al-Qur’an yang telah lebih dari 25 tahun mendalami dan mengajarkan Al-Qur’an dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kreatif, termasuk kepada masyarakat non-Arab.

Pada 2008 hingga 2015, beliau menjadi pengajar Al-Qur’an di Masjid Nabawi dan mengelola maqra’ah Qur’aniyyah yang terdiri dari 20 halaqah. Beliau juga penulis Kitab Riyadhotul Huruf, salah satu materi utama FatihahQu.

25+

Tahun mengajar Al-Qur’an

5.000+

Peserta pelatihan Al-Qur’an

Pengajar Utama FatihahQu

Belajar Al-Fatihah Bersama Pengajar yang Menempuh Jalur Keilmuan Bersanad

Mengenal Ustadz Sayuti Ambia MG, pengajar yang belajar langsung dari guru-guru Al-Qur’an berlisan Arab dan bersanad.

Ustadz Sayuti Ambia MG, pengajar utama FatihahQu

Ustadz Sayuti Ambia MG

Pengajar Utama FatihahQu & Penerjemah Kitab Riyadhotul Huruf

Ustadz Sayuti Ambia MG mengajar Al-Fatihah di FatihahQu bukan karena sekadar hafal bacaan, tetapi karena menempuh perjalanan keilmuan yang panjang. Beliau berguru langsung kepada muqri berlisan Arab dari Yaman, Aljazair, dan Madinah Al-Munawwarah, kemudian menjadi penerjemah Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih dan kitab Riyadhotul Huruf.

Pemegang sanad Al-Fatihah melalui Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih

Pemegang sanad Kitab Riyadhotul Huruf melalui Syaikh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih

Jalur sanad Al-Fatihah dari Syaikh Ali Al-Hudzaifi, Imam Masjid Nabawi

Penerjemah karya ulama dari jalur keilmuan Madinah

Pembina lembaga Al-Qur’an, dai lintas provinsi

Ustadz Sayuti Ambia bersama Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih, penulis kitab Riyadhotul Huruf
Bersama Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih, penulis kitab Riyadhotul Huruf

Pergeseran pertanyaan

Pertanyaannya bukan lagi, “Saya bisa baca Al-Fatihah atau tidak?”

Tetapi, “Seberapa dekat kualitas bacaan saya dengan bagaimana Rasulullah membacanya?”

Karena ada perbedaan antara bisa membaca dan terus memperbaiki bacaan. Ada orang yang sudah lancar, sudah hafal, sudah bertahun-tahun menjadi imam, atau sudah lama mengajar mengaji.

Tetap ada satu hal yang layak dilakukan siapa pun, yaitu tashih. Mendengarkan kembali bacaan kita, membandingkannya dengan bacaan yang benar, lalu memperbaiki bagian yang masih perlu diperbaiki.

Bukan karena kita buruk. Tetapi karena Al-Qur'an layak dipelajari dengan sebaik-baiknya sepanjang usia.

Talaqqi Musyafahah

Bagaimana Al-Qur'an diajarkan sejak masa Rasulullah

Pembelajaran FatihahQu menggunakan konsep talaqqi musyafahah, sebuah tradisi keilmuan dalam Islam yang dipelihara dari generasi ke generasi.

Malaikat Jibril mengajarkan Al-Qur'an kepada Rasulullah ﷺ. Rasulullah mengajarkan kepada para sahabatnya. Para sahabat mengajarkan kepada para tabi'in. Demikian seterusnya, hingga ilmu bacaan Al-Qur'an sampai kepada kita hari ini.

Pada awal pengajaran Al-Qur'an, belum ada mushaf seperti yang kita kenal sekarang. Namun kualitas pengajarannya tetap luar biasa, karena yang dijaga bukan hanya teksnya, tetapi cara melafalkan setiap hurufnya.

Inilah inti talaqqi musyafahah. Peserta mendengar bacaan guru, menirukan, lalu guru mendengar dan mengoreksi. Bukan sekadar membaca dari kitab. Bukan sekadar menonton video. Tetapi bertemu langsung, baca langsung, dan dikoreksi langsung.

FatihahQu meneruskan tradisi ini melalui sesi live Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia, di mana peserta membaca dan dikoreksi langsung, hingga setoran dan sanad.

Mengapa Al-Fatihah?

Karena ini bukan surat yang hanya kita baca sesekali.

Al-Fatihah adalah bacaan yang terus hadir dalam shalat kita. Hari demi hari, shalat demi shalat.

Maka bayangkan jika kita menghabiskan waktu bertahun-tahun membaca sesuatu, tetapi hampir tidak pernah memberikan waktu untuk memeriksa kembali dengan serius dan saksama cara kita membacanya.

Mungkin sekarang saatnya berhenti sebentar. Bukan untuk merasa bersalah. Tetapi untuk belajar.

Dan dari sinilah FatihahQu dimulai.

Satu surat. Satu bacaan yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Al-Fatihah.

Apa yang terjadi di FatihahQu?

Belajar, setoran, hingga sanad

Anda mengikuti sesi Tahsin Al-Fatihah secara live melalui Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia.

Biasanya berlangsung pukul 09.00 sampai 11.30 WIB, dari mana saja secara online.

  1. 1

    Belajar

    Mengikuti sesi live Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia.

  2. 2

    Memahami

    Menyerap kaidah bacaan Al-Fatihah sesuai tajwid.

  3. 3

    Bertanya

    Konsultasi hal yang belum jelas di grup WhatsApp.

  4. 4

    Memperbaiki

    Mengoreksi bacaan agar sesuai kaidah yang dipelajari.

  5. 5

    Mengulang

    Latihan berulang dengan modul PDF dan video tambahan.

  6. 6

    Setoran

    Uji bacaan Al-Fatihah langsung kepada ustadz.

  7. Sanad

    Mendapatkan sanad bacaan Al-Fatihah yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ.

Live Zoom

Bimbingan langsung bersama Ustadz Sayuti Ambia, bukan sekadar menonton rekaman.

Konsultasi grup WhatsApp

Pembelajaran tidak berhenti ketika Zoom selesai. Tanya jawab lanjutan di grup.

Modul PDF

Untuk membantu mempelajari kembali materi setiap sesi.

Video tambahan

Tersedia di member area FatihahQu untuk pengulangan mandiri.

Jadi bukan sekadar masuk Zoom lalu selesai. Tetapi belajar, memahami, bertanya, memperbaiki, mengulang, setoran, hingga mendapatkan sanad yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ.

Bukti kelas berjalan

FatihahQu hadir online dan offline

Dari Zoom yang diikuti peserta berbagai daerah, hingga daurah offline di masjid dan pesantren.

Screenshot kelas Zoom Tahsin Al-Fatihah FatihahQu online bersama Ustadz Sayuti
Kelas Zoom FatihahQu online, peserta belajar tahsin Al-Fatihah
Kelas offline FatihahQu di Batang dengan peserta banyak
Daurah FatihahQu offline di Bogor
Kehadiran Syaikh Ghazi dalam kelas Zoom FatihahQu
Daurah FatihahQu offline di Planggu Trucuk Klaten

Bukan janji, tetapi nyata

Sanad bacaan Al-Fatihah benar-benar diperoleh

Bagi peserta yang lulus setoran, sanad bacaan Al-Fatihah bersambung hingga Rasulullah ﷺ.

Keluarga Dr. Berlian menerima sanad bacaan Al-Fatihah FatihahQu
Penyerahan sanad kepada keluarga Dr. Berlian
Penyerahan sanad bacaan Al-Fatihah kepada santri Hisma Ayub Camp
Penyerahan sanad kepada santri Hisma Ayub Camp

Untuk siapa FatihahQu?

Untuk siapa pun yang masih ingin terus belajar

  • Anda yang baru mulai serius memperbaiki bacaan Al-Qur'an.
  • Anda yang sejak kecil sudah bisa mengaji tetapi ingin memeriksa bacaan.
  • Santri yang ingin memperhalus bacaan Al-Fatihah.
  • Imam masjid yang ingin tashih bacaan rutin.
  • Pengurus dan takmir masjid.
  • Orang tua yang ingin membaca Al-Fatihah dengan lebih baik.
  • Siapa pun yang mencintai Al-Qur'an dan masih ingin belajar.

Karena tidak ada titik di mana seseorang terlalu tua untuk belajar Al-Qur'an.

Kata peserta

Dari berbagai daerah, satu tujuan

Anisa Muntazah Lamis — Boyolali

Bacaan Al-Fatihah dikoreksi langsung, dikasih tahu mana yang salah dan benar, termasuk bacaan tebal dan tipis. Belajarnya menyenangkan menggunakan Riyadhotul Huruf yang ditulis langsung oleh Syekh Ghazi bin Sulaiman Al-Faqih.

Hamdan Abdul Majid — Klaten

Bacaan dikoreksi sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dengan bonus sanad tinggi yang bersambung kepada Rasulullah dari Ustadz Sayuti Ambia. Materi sangat jelas dan mudah dipahami, diikuti peserta usia kepala tiga hingga kepala lima.

Kak Diaz — Santri Save Elfalah

Belajar talqi langsung dengan guru ahli ternyata menyenangkan dan sangat dibutuhkan. Menemukan kesalahan kecil yang tidak terdeteksi saat belajar mandiri, padahal Al-Fatihah dibaca setiap hari dan ternyata sedalam itu.

Mungkin bacaan Anda sudah baik. Alhamdulillah.

Mungkin ada beberapa bagian yang ternyata perlu diperbaiki. Alhamdulillah. Keduanya sama-sama kabar baik.

Karena tujuan mengikuti FatihahQu bukan untuk membuktikan bahwa bacaan Anda salah. Tetapi untuk mengetahui, apa yang sudah benar, apa yang perlu diperbaiki, bagaimana memperbaikinya, sampai mendapatkan validasi jika sudah tepat.

FatihahQu

Tahsin Al-Fatihah Bersanad

Live online bersama Ustadz Sayuti Ambia M.G., berbasis kitab Riyadhotul Huruf karya Syaikh Ghazi Ibnu Sulaiman Al-Faqih.

Anda mendapatkan:

  • Live Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia
  • Konsultasi grup WhatsApp
  • Modul PDF
  • Video tambahan
  • Akses member area FatihahQu
  • Kesempatan setoran hingga sanad bacaan Al-Fatihah

Jadwal Kelas Tersedia

  • Sabtu, 15 Agustus 2026 , pukul 09.00 - 11.30 WIB
  • Sabtu, 22 Agustus 2026 , pukul 09.00 - 11.30 WIB
  • Sabtu, 12 September 2026 , pukul 09.00 - 11.30 WIB

Pilih tanggal yang sesuai saat mendaftar di bawah.

Investasi belajar

Rp147.000

Bukan demi membayar kelasnya. Tetapi bukti komitmen kita menyediakan waktu memeriksa kembali bacaan Al-Fatihah yang mungkin sudah kita baca selama bertahun-tahun.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya.

HR. al-Bukhari no. 5027

Pernahkah Anda bertanya bagaimana Rasulullah ﷺ membaca Al-Fatihah?

Sekarang, mari kita belajar mendekati jawabannya melalui ilmu yang diwariskan dan diajarkan oleh para guru bersanad.

Mulai dari Al-Fatihah.

Karena mungkin selama ini kita terlalu sibuk mengejar agar bisa membaca lebih banyak.

Padahal ada satu hal yang tidak kalah penting, memperbaiki cara kita membaca yang sudah kita baca setiap hari.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Ya. Bagi peserta yang lulus setoran bacaan Al-Fatihah sesuai kaidah, akan mendapatkan sanad bacaan Al-Fatihah yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui jalur guru bersanad.

Tetap bermanfaat. FatihahQu bukan hanya untuk pemula, tetapi untuk tashih, yaitu memeriksa kembali dan memperbaiki bacaan. Termasuk bagi yang sudah lancar, sudah hafal, atau sudah bertahun-tahun menjadi imam.

Pembelajaran live via Zoom bersama Ustadz Sayuti Ambia M.G., biasanya pukul 09.00 sampai 11.30 WIB. Dilengkapi konsultasi grup WhatsApp, modul PDF, dan video tambahan di member area FatihahQu.

FatihahQu fokus pada Tahsin Al-Fatihah, yaitu memperbaiki bacaan. Untuk benar-benar mulai dari nol, tersedia program privat baca Quran terpisah di FatihahQu.

Bisa. Seluruh sesi live dilakukan melalui Zoom, sehingga dapat diikuti dari mana saja selama ada koneksi internet.